Bahagia
senang,makmur,dan berjaya..
itulah yang sesungguhnya
para pendahulu Harapkan
untuk bangsa ini,Indonesia
Tapi....
apa daya..
kita hanya rakyat biasa
kita tidak bisa memerintah
kita hanya bisa menyaksikan dan memberi kepercayaan
Tapi mengapa....
setelah kami berikan kepercayaan
mereka malah mengeBom kita
tak peduli pada kita...
dimanakah hati mereka
Korupsi merajalela,warga miskin dimana-mana
orang susah berserakan,pejabat tinggi negara hanya diam !
Lihat....
Kita lihat !
mereka yang melakukan korupsi milyaran,
mereka yang dengan keji mengabaikan rengekkan rakyat,
sangatlah ringan hukumannya !!!
sebanding dengan orang...menyuri ayam
Dimanakah letak mata sang pemimpin kala itu...?!
kami sebagai rakyat
hanya bisa meratap
Dikehidupan negri
yang tak pernah tertata rapi
Seruan - seruan rakyat kecil
tak pernah didengar
isak tangis rakyat kecil
tak pernah dipedulikan
Sebenarnya...
Apa arti ideologi
kedaulatan milik rakyat
jika seruan rakyat tak pernah ditanggap
tak pernah dipedulikan,tak pernah digubris sama sekali
Hanya merekalah....
pejabat-pejabat tinggi,tokoh-tokoh ternama,dan orang-orang kaya
yang dipikirkan,dipedulikan..!!!
Sungguh negri yang memprihatinkan
jika diuraikan..
dengan tulisan tangan...
"kutitipkan indonesia padamu"
itulah ucapan sang proklamator
dengan harapan agar bangsa ini
bisa menjadi bangsa yang
Maju,adil,makmur,sejahtera,dan berjaya
bebas dari tangan kotor
para koruptor..!
tapi nyatanya...
harapan itu di sia-siakan,
tak di pedulikan,
sumpah jabatan
sampai kapanpun takkan pernah mempan
jika tak disertai tindakan...!
Harapan itu kini t'lah sirna
kami semua
kita semua
hanya bisa berkata
"Suatu hari pasti ada yang menggugat"
karya : Sigit santoso putra
Selasa, 16 Agustus 2011
HARAPAN BANGSA YANG TELAH SIRNA
Diterbitkan 14.40
Artikel Terkait
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Semua Komentar bukan merupakan tanggung jawab kami
EmoticonEmoticon